Pejuang Sejati

Posted: 9 September 2008 in Opinion
Tag:, , ,

Bukan lagi hal yang baru kita mendengar bahwa Pegawai Negeri Sipil, Polisi atau Tentara (selanjutnya disebut PN) melakukan hal-hal yang tidak bertanggung jawab seperti melakukan pungutan-pungutan liar, mencari obyekan disana sini dan juga mempersulit masyarakat untuk kepentingan pribadinya. Orang bilang “ah itu sudah biasa”, “ya sudah lah bayar saja kalo mau cepet” atau “damai aja lah pak”, masyarakat kita melihat hal tersebut menjadi suatu hal yang biasa yang menjadi pemandangan sehari-hari, bahkan hal tersebut tidak kita rasakan sebagai suatu hal yang aneh.

Saya tidak akan membahas pembenaran dari perlakuan mereka, tetapi lebih kepada akar masalah yang dihadapi oleh para PN tersebut. Negara kita dibangun diatas sistem yang tidak tertata dengan baik, dimana banyak orang-orang yang tidak tepat membangun sistem tersebut, ya mungkin memang ngak ada orang lain lagi yang mau, sehingga orang tersebut menghasilkan suatu sistem yang asal jadi. Akhirnya sistem tersebut tidak bisa menaungi perkembangan yang terjadi di pergulatan masyarakat internasional. Jika pembahasan ditelusuri akan menyentuh aspek inflasi dan krisis yang terjadi di Indonesia beberapa waktu lalu.

“Penyakit” tersebut terus berkembang sehingga membuat kesejahteraan menurun bagi warga di Indonesia, juga PN pada umumnya, khususnya yang berkubang ditingkatan rendahan. Mereka yang walaupun sudah bekerja puluhan tahun, walaupun pendapatannya meningkat, tetapi tetap saja tidak bisa mengimbangi melonjaknya inflasi. Hal tersebut membuat para PN mencari “sumber-sumber” lain, dengan pungutan liar, mencari obyekan lain, dan juga tidak sedikit yang korupsi. Saya tidak mengatakan semua PN seperti itu, pasti beberapa dari mereka juga ada yang berusaha menerima keadaan dengan hidup “sederhana”. Tetapi keadaan mereka terkadang boleh dibilang dalam tarap yang menyedihkan. Mereka inilah yang boleh disebut Pejuang Sejati, membanting tulang, menerpa badai untuk negara yang hanya menghargai mereka sangat minim.

Buat kita, orang-orang yang keberadaannya diluar birokrasi, paling hanya bisa menggerutu kesal dengan keadaan yang membuat kita terlambat dalam pengurusan surat menyurat, menggunjing keras keberadaan para PN yang membuat hidup kita makin susah. Tapi mungkin dibalik itu mungkin ada baiknya kita mencoba merasakan kepedihan mereka, mencoba membangun negeri ini melalui bidang kita masing-masing, dan secara aktif membenahi atau sekedar memberi masukan keberadaan birokrasi yang ada di negeri ini.

Komentar
  1. nunoe mengatakan:

    lingkaran kusut.
    mungkin negara menyerahkannya ke sistem pasar. siapa mo jual, akan ada yg beli. soale proses pemberantasan korupsi akan memakan effort yang sangat besar dibandingkan dgn hasilnya. bahkan pada masa transisi akan terjadi macetnya roda ekonomi. ngga percaya? coba deh berantas itu korupsi. hehe.
    salam…

  2. swyuda mengatakan:

    Hmm… mungkin juga, yang pasti harus ada perubahan ke arah yang lebih baik, anyway KPK sepertinya melakukan sesuatu yang bener untuk memberantas korupsi sekarang ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s