Desakralisasi Sejarah Islam Versi al-Qumni

Posted: 8 Oktober 2008 in Books & Literatures, Islam, Opinion
Tag:, , , , ,

Membaca artikel bedah buku Desakralisasi Sejarah Islam Versi al-Qumni yang ditulis oleh Zainul Ma’arif, ada beberapa hal menarik yang dapat diperdebatkan atau dalam bahasa halusnya didiskusikan.

Buku ini pada intinya mencoba merubah sudut pandang sejarah islam dari suatu hal yang bersifat ilahi atau berasal dari Allah, merubahnya menjadi membumi, bahwa seakan akan ada campur tangan manusia dalam masuknya islam dalam masyarakat mekah waktu itu.

Secara non muslim pasti akan berpendapat bahwa ungkapan Saya ini karena adanya sudut pandang fanatik pada agama, mungkin juga iya, tapi coba kita melihat sejarah secara realitas dan seobjektif mungkin.

Salah satunya dalam buku tersebut dikatakan Kakek Rasul yaitu Abdul Mutalib memiliki andil dalam pembentukan sejarah islam, karena beliau memiliki angan-angan perubahan akan kondisi masyarakat pada waktu itu. Tapi apabila kita pikirkan secara logis adalah tidak mungkin Abdul Mutalib memiliki andil karena Abdul Mutalib telah meninggal pada saat rasul masih sangat muda yang kemudian di asuh oleh paman beliau, lagipula keislaman Nabi Muhammad adalah mulai beliau berusia 40 tahun, jauh dari keberadaan Abdul Mutalib, jadi sangat mustahil Abdul mutalib memiliki andil terhadap sejarah islam.

Kemudian dikatakan mengenai kandungan surat al-Ikhlas yang esensinya nyaris sama dengan syair-syair yang dikumandangkan oleh “penyair yang bertauhid” seperti Qis ibn Saidah al-Iyadi, pendapat ini bisa dipatahkan dengan kenyataan bahwa Nabi Muhammad tidak bisa membaca dan menulis, dan beliau bukan merupakan seorang seniman yang dapat mengarang syair. Bahkan diriwayatkan ketika para kafir quraish membaca al-qur’an, mereka terkesima oleh ketinggian tata bahasa yang digunakan dalam al-qur’an dan mengakui bahwa tidak mungkin Nabi Muhammad yang mengarangnya.

Kesimpulannya mungkin banyak pihak-pihak yang mencoba memprovokasi keberadaan islam, dengan pandangan yang sempit, saran Saya bagi para pembelajar islam baru seperti Saya cobalah lebih mempelajari islam dengan lebih mendalam tidak hanya tauhid dan tajwid, tetapi juga sejarah munculnya islam, kisah nabi, sahabat dan para penerus hadis beliau. Allahuallam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s