Setelah Nonton Laskar Pelangi

Posted: 8 Oktober 2008 in Books & Literatures, Movie & Music, Opinion
Tag:, , , , , , , ,

Akhirnya tanggal 27 kemaren, akhirnya nonton juga nih film, hmm… great… walaupun gregetnya ngak kayak waktu baca bukunya, tapi memang harus diakui bahwa Riri Reza dan Mira Lesmana, sukses memberikan sudut pandang yang memang cuman bisa ditampilin di layar lebar, memberikan kisah romansa yang lebih kental, dan memunculkan emosi dari pemain-pemainnya.

Ada beberapa catatan mengenai film versus bukunya, seperti yang sebelumnya dibilang bahwa kisah romansa film ini lebih terasa. Film ini juga … gimana yah bilangnya … lebih halus … dari beberapa hal dalam cerita bukunya, beberapa diantaranya film ini menghilangkan/mengurangi kesan mistis Tuk Bayantula, kisah tentang penyakit obsesif akut dari salah satu rekan Ical, bagaimana dibenci dan akhirnya jatuhnya perusahaan timah di Belitung, dan juga perjuagan Ical yang tidak langsung berhasil dalam kehidupannya, sampai akhirnya dia sadar dan berusaha bangkit dan mendapatkan beasiswa.

Intinya memang itulah perbedaan dunia sastra yang provokatif, dan dunia film yang relatif lebih sopan. Overall film ini bagus sekali, layak tonton, khususnya untuk mengingatkan kita betapa penting cita-cita dan usaha untuk mencapai cita-cita tersebut.

Komentar
  1. […] Setelah menonton Laskar Pelangi […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s