Catatan Idul Adha 1429H

Posted: 9 Desember 2008 in Islam, Personal
Tag:, , , , ,
Idul Adha, Kumpul Keluarga

Idul Adha, Kumpul Keluarga

Hari raya idul Adha atau hari raya idul kurban adalah salah satu hari raya yang dinanti oleh masyarakat muslim diseluruh dunia, bagi yang berkurban dijanjikan pahala yang berlimpah ruah, dan bagi yang menerima kurban tentu saja ya kesempatan untuk mendapatkan daging.

Alhamdulillah tahun ini dapat menyisihkan buat berkurban kambing di daerah dekat rumah, yang dikelola swadaya oleh masyarakat kaveling pondok bambu RW 11. Terhitung ada 4 sapi dan 23 kambing yang disembelih oleh panita kurban didaerah tersebut. Proses pemotongan selesai dalam waktu kurang dari setengah hari, dimulai dengan pemotongan sapi, istirahat sholat dzuhur dan dilanjutkan dengan pemotongan kambing, yang selesai pemotongannya sebelum Ashar.

Menilik kebelakang ibadah kurban yang dilakukan dan disyariatkan oleh Nabi Muhammad SAW merupakan bentuk kelanjutan pada saat jaman Nabi Ibrahim AS, dimana beliau yang telah mendambakan seorang anak, ketika mendapatkan anak yairu Nabi Ismail AS, diperintahkan Allah untuk menyembelih anaknya, dengan ketaatannya  Ibrahim melaksanakan perintah tersebut, walaupun akhirnya Ismail digantikan dengan seekor domba, ada beberapa pelajaran yang dapat diambil dari kisah nabi Allah ini:

  1. Ibadah kurban merupakan salah satu bentuk puncak ibadah umat muslim tiap tahunnya, dimana kita diperintahkan untuk “mengorbankan” atau merelakan harta kita, dalam hal ini dalam bentuk hewan potong.
  2. Kurban diberikan kepada yang berhak, yaitu orang-orang yang memang susah, mungkin sangat jarang untuk makan daging, dengan melakukan ibadah kurban kita turut berempati dan memberikan kesempatan yang sama untuk para fakir miskin.
  3. Nabi Allah Ibrahim pada saat akan melaksanakan perintah Allah untuk memotong anaknya Ismail, tidak serta merta melakukannya, tetapi berkonsultasi terlebih dahulu dengan Ismail, dan dengan keimanan yang tinggi Ismail meyakinkan Ibrahim untuk melaksanakan perintah Allah, hal ini mencontohkan suatu hal yang sangat jarang sekarang ini, dimana orang tua bertanya pada anaknya untuk hal-hal yang menyangkut hidup anaknya, terkadang para orang tua, lupa dan merasa memiliki hak penuh terhadap anaknya, dalam menentukan pendidikan, pekerjaan dan dalam menentukan jodohnya.
  4. Berkaitan juga dengan Ibadah kurban, saudara-saudara kita lainnya melakukan haji di Arafah, dimana mereka hanya diperkenankan menggunakan kain tanpa jaitan, yang merupakan bentuk kesamaan bagi semua umat manusia diseluruh dunia, bahwa kita sama dimata Allah, hanya ketakwaan yang membedakan kita dengan yang lainnya.
  5. Hanya ada dua sholat Id yaitu Idul Fitri dan Idul Adha, dimana kita disarankan untuk melaksanakan Sholat secara bejamaah di tanah lapang, merupakan suatu bentuk selebrasi bagi umat muslim.

Catatan lainnya yang cukup memprihatinkan yang terjadi di Indonesia adalah dalam beberapa tempat terjadi kericuhan pada saat pembagian terjadi, sungguh disayangkan betapa rendahnya budaya antri di negeri kita. Hal lainnya yang tidak kalah memprihatinkan adalah sebagian orang memanfaatkan daging kurban yang ia dapatkan untuk dijual. Dilhat dari sudup pandang agama, daging yang ia dapat memang menjadi haknya sah-sah saja untuk dijual, dilihat dari sudut pandang sosialita hal tersebut perlu dipertanyakan, apakah permasalahan moral atau ekonomi.

Khusus bagi keluarga Saya pribadi, mungkin juga seperti kebanyakan keluarga lain, Idul Adha merupakan momen kumpul keluarga, untuk menyantap lontong sayur, opor, hmmm… nikmat.

Artikel Terkait:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s