Jika Obama Tetap di Indonesia

Posted: 21 Januari 2009 in Personal
Tag:, , , , , , , , ,

ObamaInnauguration Obama baru saja tadi malam (00.00 WIB 21 Jan 2009 ) dilantik menjadi presiden ke-44 Amerika Serikat. Euforia Obama menjadi goretan tersendiri di lukisan di tanah air di Indonesia, hal ini dikarenakan Berry (panggilan kecil Obama) pernah mengenyam pendidikan di Menteng Jakarta, walaupun untuk waktu yang relatif singkat. Pemikiran yang sedikit menggelitik bagi penulis adalah apakah Obama akan menjadi seorang Presiden yang dikenal orang sekarang, jika ia tetap berada di Indonesia?

ObamaInnauguration2 Jika tetap berada di Indonesia, Obama mungkin tidak akan dapat mengenyam pendidikan di Harvard, universitas yang terkemuka di seluruh dunia. Mungkin dia juga tidak dapat menjadi Editor In Chief dari Harvard dalam usianya yang relatif muda. Mungkin dia juga tidak bisa menjadi  seorang senator muda dari salah satu negara digdaya di bumi ini. Hal-hal tersebut mungkin tidak akan menjadi jalan hidupnya jika Obama tetap berada di Indonesia. Perjalanan hiduplah yang membentuk sesorang, mungkin itulah pernyataan yang paling tepat untuk menjawab pertanyaan apakah Obama akan menjadi orang hebat seperti sekarang ini apabila ia tetap berada di Indonesia.

Obama Opening CeremonyTidak ada orang yang lahir untuk menjadi orang hebat dan terkenal, tapi situasi, kondisi dan pilihan hiduplah yang membuat seseorang menjadi orang yang hebat. Perjalanan hidup Obama tidak tanpa cacat, Ia pernah merasakan kemunduran ketika mencoba dunia narkoba di saat sekolah dulu. Tapi bangkitnya dia dari terkepurukan dan semangatnya untuk membawa perubahan tidak hanya bagi negara dimana dia berada, tapi juga untuk mencapai dunia yang lebih baik, terbukti telah mengantarkannya kekursi kepresidenan. Kuncinya adalah konsisten, konsisten akan hal yang diperjuangkan, konsisten akan hasil yang ingin dicapai, konsisten akan perbuatan, dan yang paling penting konsisten dengan semangat yang positif.

Memang tidak bisa dipungkiri, negara dan sistem yang besar telah menelurkan orang besar seperti Obama, tapi jangan lupa bahwa Amerika Serikat sendiri awalnya merupakan tempat buangan orang-orang Eropa yang miskin, yang kemudian bermigrasi dan membangun negara. Amerika bisa menjadi besar karena menghargai sejarah dan perjuangan pahlawannya.

Kita juga dapat menjadi Obama-Obama di lingkungan Kita sendiri, yaitu dengan peduli dengan sesama, memperjuangkan hal yang lebih baik dan juga konsisten dengan hal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s